"Inspirasi SeBening Embun"
  • Home
Bismillah....
“kalau cinta  bertepuk sebelah tangan, lepaskan tanganmu. Terbang dan kepakkan sayapmu, seluas angkasa biru." —kata Kahlil Gibran.
Namun bisa difahami bersama, bahwa rasa tidak benar-benar bertepuk sebelah tangan atau sebaliknya jika belum diutarakan. Sementara mengungkapkan rasa, bermakna tanggungjawab yang besar dan sangat besar.


Tulang rusuk yang salah tentu tidak akan tepat jika dipaksakan. Bisa patah atau bahkan mengalami kecacatan.
RNA ini sejatinya belum mampu berproses menjadi DNA untuk sebuah penyatuan. Karena pengkodean yang ada salah copy.
Dalam sebuat teori fisika, kutub yang sama tentu saja tidak akan saling tarik menarik. Justur kutub yang berbedalah yang akan saling tarik menarik. 


TAK ADA ALASAN APAPUN UNTUK MENGAKHIRI SEBUAH SILATURAHIM, 
semoga Sahabat semua akan segera dipertemukan dengan tulang rusuk yang pas dan juga tepat. Tidak hanya tepat secara anatomi, namun juga tepat secara waktu dan pas dengan yang telah di takdirkan.

Wassalamualaikum
Yogyakarta, 10 Mei 2016

Salam silaturahim.


segel ganda "kemaluan dan mata", demikian menurut Al Imam As Suyuthi, "dikancing Allah dengan masing-masingnya sepasang anggota badan. kemaluan dengan sepasang kaki, dan mata dengan sepasang kelopak". "tapi lisan dikunci Allah dengan segel ganda. sepasang bibir sekaligus sepasang deretan gigi diatas gusi. sebab betapa banyak manusia ditelungkupkan ke dalam jahannam hanya oleh lisannya. karena katakatanya." maka benarlah Imam Asy Syafi'i. " apa yang tangan kita tak terlibat didalamnya, jangan sampai lisan kita berdosa karenanya." di dunia nyata dan maya, ada banyak hal yang menarik untuk ditanggapi. tapi cerdaslah memutuskan; kata-kata atau justru diam kita yang akan mengantar ke surga. (Salim Afillah)


Palu Menghancurkan Kaca, Tetapi Palu Membentuk Baja
Apa makna dari pepatah kuno diatas?
Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu/masalah menghantam, kita akan mudah putus asa, frustasi, kecewa, marah, dan jadi remuk redam. Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan.
Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain.
Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.
Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. “Mental baja” adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.
Mengapa demikian? Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa “masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik”. Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu.
Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mereka yg bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.
Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru!
Jika kita adalah “baja”, kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita. Sebaliknya jika kita “kaca” maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.
Dari fp dakwah islam.
Semoga renungan ini bermanfaat..
#ntms
#selfreminder

ilmuwan muslim terdahulu medasari sebuah penelitian sains nya dengan syariat. bahwa ini adalah bentuk dari fardhukifayah. bagaimana memberikan sebaik-baik manfaat

maka jika saat ini kita ingin melakukan riset...
mari luruskan niat
tinjau sisi syariatnya
tinjau manfaatnya
niatkanlah ini sebagai fardhu kifayah
Untuk saudari shaliha ku

Saudariku.....
Sesungguhnya kejadianmu terlalu unik
Tercipta dari tulang rusuk Adam yang bengkok menghiasai taman-taman indah
Lantas menjadi perhatian sang kumbang.

Kau umpama sekuntum bunga
Harum aromamu bisa menarik perhatian sang kumbang untuk mendekatimu

Namun.....
Tidak semua bunga senang untuk didekati oleh sang kumbang
Lantaran duri yang memagari dirinya umpama mawar
Dari kejauhan sudah tercium akan keharumannya
Serta kilauan warnanya yang memancar indah
Mengundang kekaguman terhadap sang kumbang
Tapi awas duri yang melingkari
Bisa membuatkan sang kumbang berfikir beberapa kali untuk mendekatinya

Saudariku.....
Aku suka sekiranya kau seperti mawar
Yang tercermin pada setiap diri mujahidah
Bentengilah dirimu dengan perasaan malu
Yang bertiangkan rasa keimanan
Dan keindahan taqwa kepada Allah

Hiasilah wajah mu dengan titisan wudhu
Ingatlah bahwa ciri-ciri seorang wanita solehah
Ialah ia tidak melihat kepada lelaki
Dan lelaki tidak melihat kepadanya.

Sesuatu yang tertutup itu lebih berharga
Jika dibandingkan dengan sesuatu yang tampak
Umpama sebutir permata yang dipamerkan buat perhatian umum dengan permata yang diletakkan dalam satu tempat yang tertutup
Sudah pastinya keinginan untuk melihat permata yang tersembunyi itu melebihi daripada yang terlihat.

Wanita solehah yang taat dan patuh pada Al Khaliq dalam melayari liku-liku kehidupannya
Adalah harapan setiap insan yang bernama Adam......

Namun ...........
Ianya memerlukan pengorbanan dan mujahadah yang tinggi
Karena ianya bercangkang nafsu
Serakah materi yang bersarang dalam dirinya
Lebih-lebih lagi atribut gadis modern yang ianya miliki
Sudah pastinya darah mudanya memudarkan rasa keimanan yang ada
Maka berhatilah saudariku

Namun ingatlah saudariku....
Sesiapa yang inginkan kebaikan
Maka Allah akan memudahkan baginya jalan-jalan kearah itu
Yang Penting saudariku engkau mesti punyai azam, usaha dan keistiqomahan

Saudariku.....
Akuilah hakikat dirimu
Menjadi fitnah kepada kebanyakan lelaki
Seandainya pakaian malumu kau tanggalkan dari tubuhmu maka sudah tidak ada lagi perisai yang dapat membentingimu...

Sesungguhnya nabi mengatakan tentang bahaya dirimu
" Tidak ada suatu fitnah yang lebih besar yang lebih bermaharajalela selepas wafatku
terhadap kaum lelaki selain fitnah yang bersumber daripada wanita"

Oleh itu saudariku
Setiap langkah dan tindakanmu
Hendaklah bermanhajkan kepada Al Quran dan As Sunnah
Jangan biarkan orang lain mengeksploitasikan dirimu untuk kepentingan tertentu

Sesungguhnya Allah telah mengangkat
martabatmu sebaris dengan kaum Adam

Kau harapan ummah dalam melahirkan
Para mujahid dan mujahidah
Yang bisa menggoncangkan dunia dengan sentuhan lembut tanganmu.....

Saudariku...
Dalam hidupmu pastinya
Ingin disayangi dan menyayangi
Itulah fitrah setiap insani
Namun banyak diantara kamu yang terbutakan karena cinta...
Bercinta itu tidak salah
Tapi memuja cinta itu yang salah
Karena cinta buta manusia sanggup menjual agama
Dan karena cinta buta tergadai harga dirimu
Gejala murtad serta keruntuhan moral muda mudi sebahagian
besarnya kerana sebuah cinta
Iya, itulah cinta buta
Itulah cinta akan nafsu
Itulah lilitan kecintaan terhadap dunia
Saudariku..... maka sadarilah

Benarlah sabda Rasulullah SAW
"Sesungguhnya cinta itu buta"
cinta itu mampu membutakan mata dan
hatimu dalam membedakan
perkara yang hak dan yang batil
apabila kau meletakkan cinta
itu atas dasar nafsu dan tidak karena
Allah SWT...

Sebelum kau mendekati cinta,
cintailah dirimu terlebih dahulu,
mengkaji hakikat kejadianmu yangbegitu simbolik,
yang berasal daripada setitis air yang tak berharga
lalu mengalami proses pembentukan yang direncanakan oleh Allah..

Semoga disana mampu melahirkan rasa
keagungan dan kehebatan
terhadapNya dan timbul rasa cinta dan
kasih pada Penciptamu...
Aku melihat perempuan-perempuan pejuang,
Pada mereka yang rela bangun dini hari, memompa ASI sekaligus siapkan sarapan pagi. Lalu saat matahari sedikit meninggi, mereka melangkahkan kaki untuk pergi. Berkontribusi lewat kerja kerja yang menggerakkan perekonomian negeri ini..
Aku melihat perempuan-perempuan pejuang,
Pada mereka yang memutuskan tidak bekerja, lalu menghabiskan hari harinya bersama anak dan pekerjaan rumah tangga. Dengan sederet potensi dan prestasinya di masa lalu, cukup baginya ditukar dengan tawa dan pelukan dari para makhluk kecil di tengah tumpukan baju, kompor menyala, serta sudut sudut rumah yang belum tersapu..
Aku melihat perempuan-perempuan pejuang,
Pada mereka yang tidak putus mengejar ilmu. Melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi agar kelak anak paham bahwa tak ada yang lebih menundukkan hati dibandingkan mengetahui betapa kerdilnya ilmu yang kita miliki.
Aku melihat perempuan-perempuan pejuang,
Pada mereka yang bersetia melayani suami dengan sebaik baiknya. Bukan tentang rendahnya peran, tetapi bagi mereka menjaga pandangan suami adalah hal yang sungguh menyenangkan. Perempuan semacam ini sungguh mengajarkan keikhlasan. Menjadikan rumah sebagai syurga sebelum syurga sebenarnya yang dicita citakan..
Aku melihat perempuan-perempuan pejuang,
Pada mereka yang berani bangkit melawan, ketika suami tak henti main tangan. Meski dipenuhi ketakutan, ia paham betul ada ketentraman jiwa anak yang mesti diselamatkan. Malam malamnya mungkin dipenuhi pikiran, bagaimana hidup ke depan. Tapi ia tahu. Ia yakin. Pada Allah-lah sebaik baik penjagaan..
Aku melihat perempuan-perempuan pejuang,
Pada mereka yang berusaha bergerak maju, setelah pernikahannya dihancurkan oleh pengkhianatan. Tak perlu baginya sibuk berkutat dengan aib mantan, atau sampai sibuk menyindir bersahutan. Karna apapun itu, tak akan mengubah keadaan. Karna diantara dirinya dan sang mantan, ada anak kecil yang berhak atas kebahagiaan..
Aku melihat perempuan-perempuan pejuang,
Pada mereka yang dulu tersakiti masa kecilnya. Mungkin omelan, sering juga sabetan. Atau perkataan buruk dari Ayah Ibu yang hingga kini di kepalanya tak henti bersahutan. Tapi baginya, cukup semua sakit itu berhenti padanya. Ia punya sejuta alasan untuk marah, tapi memilih memaafkan. Karena anak anaknya, berhak mendapatkan sosok ibu dengan versi terbaik dari dirinya..
Sungguh, Aku melihat perempuan-perempuan pejuang,
Pada mereka yang bersungguh sungguh pada apa yang dikerjakan. Ia sibuk memperbaiki diri, juga kualitas dengan keluarga dan lingkungannya sendiri.
Tak ada waktu baginya untuk mencemooh apalagi nyinyir pada pilihan hidup orang lain. Karena ia tahu, setiap orang punya perjuangannya sendiri, yang mungkin tidak ia pahami.
Aku sungguh melihat perempuan-perempuan pejuang,
Pada mereka yang menyibukkan diri pada kebaikan. Pada mereka yang terus menata ikhlas pada peran yang saat ini dimainkan.
Ia bahagia dengan apa yang dipilihnya, sehingga tak pernah butuh merendahkan peran orang lain, hanya untuk membuat dirinya terlihat berharga..
Perempuan perempuan semacam ini yang akhirnya membuat saya paham, mengapa pada mereka syurga itu diletakkan..
  • https://www.facebook.com/jayaning.hartami/posts/10209859122107266 
tak ada satu insanpun dibumi ini sekalipun memag salah, namun tetap saja sifat pembelaan bahkan pembenaran itu selalu diupayakan hanya saja cara setiap masing-masing orang berbeda satu sama lain.

sejatinya tak ada makhluk yang diciptakan dengan sia-sia. begitupun kita secara individu. ya... kita sejatinya makhluk yang diciptakan untuk sebaik-baik memberi manfaat kepada semua makhluk Yang Maha Pencipta lainnya.

adakalanya kita terjatuh, jatuh yang tanpa seorangpun disekitar kita yang mengetahui , maka jangan salahkan jika mereka terkesan tak peduli. karena boleh jadi kita juga berjuang menyembunyikannya.

luka itu pasti ada.... kita bukan tercipta untuk tumbuh kokoh taanpa goresan fisik maupun batin.

saat terjatuh,,,, saat sendiri....
yang terasa ialah terasing dalam keramaian
sepi di kerumunan masa
ya.... suatu rasa yang disebabkan kita tidak mengenal sekitar dan sekitar kitapun tak mengenali kita

kita.... bukan makhluk sempurna.
tak ada manusia yang sempurna, maka jangan khawatir saat fisikmu pas-pasan karena yang sempurna fisik pasti punya sisi kekurangan yang mungkin tak bisa kita ketahui.

namun yang kita harus fahami...
banyaknya makhluk di jagad raya ini....
memberikan kesadaran bahwa sejatinya kita...
laksana butiran debu ... yang jika sendiri tentu saja tak kan bisa diketahui mata. meski mampu membuat mata menangis karena kena debu. namun orang tidak akan bilang karena terkena sebutir debu. ia tak terlihat.

kita laksana buih dilautan lepas ....
tak berarti... namun sesuatu yang tak berarti tanpa disadari bisa menghanyutkan... ya menghanyutkan yang kita lewati.

daun yang gugur pun seperti tak berarti ...
terbawa angin kesana kemari...
tapi ... jangan menyerah
daun yang gugur masih punya fungsi menyuburkan bumi

jangan bersedih jika diibaratkan sebutir debu.. karena ia mampu menyebabkan air mata.
jangan bersedih jika diibaratkan buih dilautan....karena ia mampu menghanyutkan benda disekitarnya
jangan bersedih jika diibaratkan daun yang gugur ... karena ia masih mampu menyuburkan bumi.

mari memotivasi diri sekecil apapun yang mampu kita lakukan untuk menjadi sebaik-baik manfaat.
karena tak ada yang tercipta sia-sia


hemmm
tahu apa kamu soal rindu....
bukannya kamu hanya tahu lembar demi lembar
deret demi deret kata yang terjajar rapi berparagrap dalam setiap buku buku mu dari yang tebal bak bantal hingga yang tipis bagai tak berlembar.

tahu apa kamu tentang rindu
jika hatimu saja sedemikian beku
dingin
bagai tak tersapa sinar mentari
seperti malam yang tersapu rembulan digelap malam

tahu apa kamu soal rindu
jika gersang bumi
tak sedkitpun hujan ingin singgah menghampiri

tahu apa kamu soal rindu
jika dinding itu sedemikian tebal
hingga tak mampu mata ini menatap
sedemikian tebal bahkan mengalahkan kabut yang murka dikala letusan merapu menyapa

tahu apa kamu sola rindu
jika semilir angin yang menghampiri saja tak mampu kamu rasakan

kamu...
ya kamu...
yang hadir sesukamu
begitupun pergi sesukamu
seperti tk ada arti dan makna akan sebuah pertemuan.

kamu...
ya kamu...
yang menyunggingkan senyum
menorehkan luka
perihhhh
jauh lebih perih dari sebuah sembilu sekalipun

kamu....
ya kamu....
yang tak banyak tahu perkara hati
mungkin karna hatimu terlalu sepi
atau... terlalu lama menyepi

kamu...
ya kamu...
tahu apa kamu soal rindu


rindu....
tak semuanya harus berujung temu
tak semua pertemuan melebur ridu....
yang ada hanya sekedar menambah duka
duka atas pertemuan yang sesaat
dan perpisahan yang jauh lebih lama

kamu...
ya kamu...
kamu terlalu sedikit faham
namun seolah mau menyelesaikan semuanya

kamu ..
ya kamu...
berserakan kalimat
tersapu angin
terbawa semilirnya dikala senja
seperti kapas yang ringan
seperti dedaunan yang kering
seperti kertas yang tercabik

terbanglah jika memang kamu tak bisa berhenti untuk waktu yang lama
jika hanya singgah sejenak, selayaknya menikmati kopi panas,
akan berlalu kala dingin menghampiri


Yogyakarta
27 November 2016

langit birunya tengah kelabu
saya tidak akan meninjaunya dari segi bahasa , apalagi dari sisi bahasa arabnya.
maafkan saya, atas keterbatasan kemampuan saya memahaminya, dan keterbatasan saya akan ilmu-Nya yang Maha Luas.

ukhuwa tak pernah salah, boleh jadi hati ini yang lagi bermasalah. padahal kita teramat dekat, sedekat tatapan mata. tapi hati kita begitu jauh tersekat tembok yang menjulang tinggi.

tembok hati terkadang jauh lebih tebal dan tinggi. ia tidak hanya menyekat sejauh mata memandang, tetapi jauh lebih dari itu. hingga batin pun tak mampu menembusnya
butuh keahlihan khusus untuk bisa meruntuhkannya. meski jarak tanpa batas, namun hatinya yang berbatas, maka yang hadir adalah kebekuan , suny dan lembab seperti tembok yang tak teruurus

haits... g semua hal bisa disederhanakan mas, kamu tahu rumah makan sederhana harganya tak sesederhana namanya

yang jadi persoalan dalam sebuah ukhuwa adalah sejauh mana hati kita mau membuka diri selapang lapangnya. #dan mohon maaf, dalam beberapa kasus saya belum mampu untuk begitu bersahabat, berukhuwa dengan cara damai saat berbeda pedapat dan pandangan, meskipun berusaha untuk mengaku bahwa setiap kita memiliki sudut pandang yang berbeda. kita menatap satu titik yang sama tapi dari sudut yang berbeda, maka yang nampak dipermukaan tentu saja berbeda.

begitupun dengan ukhuwa. kita sering kali menyempitkan mananya dengan kepentingan dan keuntungan yang kita akan dapati saaat menjalani ikatan ukhuwa itu.
langit malam Yogya di kala mendung, 26 November 2016
ttd Qie Annada
😊😉😅
Hai .....
kamu tahu nggak, bagaimana rasanya tersedak tanpa sebab.
bagaimana rasanya susah menelan , bahkan hanya sekedar air liur saja.
hufff
berasa minum pil pahit tahuuu.
iya itu pil pahit yang tiba tiba yangkut dikerongkongan...
hadeuhhh
rasanya ...............
menyiksa.

itulah yang dirasakan, saat rindu membuncah namun tak mampu untuk dileburkan.
saat semua rasa yang ada ternyata hanya sepihak yang merasakan. 
nggak nyatu, nggak bersambung.
ya itulah....
rasanya menyiksa.

tak ada asap jika tak ada api.
sebuah perumpamaan lama yang cukup ampuh untuk disandingkan dengan suasana kondisi menyiksa diatas.
yoi..
secara segala sesuatu pastinya punya sebab dan musabbanya.
punya perantaranyalah...
walaupun kadang , acapkali diluar logika. diluar nalar.
bikin melongo dan nggak bisa mikir.

helloooo
yang harus kamu lakukan adalah...
bagaimana mengurai apa akar masalahnya.
dimana sumbernya
haoo matikan apinya
jangan sibuk dengn asapnya.
saat kamu direpotkan dengan asapnya yang bisa bikin batuk dan menyesakkan.
so...
segera cari dimana titik apinya.
dan padamkanlah.
sehingga asap yang kamu rasakan akan hilang bersama padamnya api tersebut.



kita ngeabahas apa ini ya...
apa saja.
bisa cinta yang bertepuk sebelah tangan.
bisa perkara tugas akhir yang nggak tahu kapan berakhirnya.
bisa silaturahim yang terputus.
bisa pula pada perkara hal-hal yang salah pada saat mengkomunikasikannya.
yaaaa

salah komunikasipun bisa menyebabkan
banyak persalan 
yang menjadi semakin berat untuk diselesaikan.

mari memulai
melakukan perubahan
dengan mencari
dimana sumber api tersebut berada.


Pernah merasakan.... pengan menghilang dari muka bumi, dan tenggelam saja kedalam lubang yang mampu membuatmu tak terlihat? yaaa atau bersembunyi disekian banyak tumpukan bantal (supaya lebih berasa nyaman) atau berjajar rapi di manekin yang hanya bisa diam dan membisu, tanpa mampu bergerak dan mengendalikan senyuman?

itu mungkin saat yang akan terasa saat semua orang disekitarmu salah paham dengan apa yang kamu tafsirkan, tentang sikapmu, bahasa tubuhmu dan juga tuturmu yang hanya seyogyanya bercanda saja.
hemmm yach semacam dijauhin karena kesalahan tutur, atau dibentak dengan kasar sembari tuduhan dan menerima sikap yang begitu menyudutkan.


semua bisa terjadi karena salah tafsir atas sikap dan juga tutur lisan yang kita sampaikan, ini bukan perkara muda. butuh waktu untuk memperbaikinya. meski boleh saja dalam prosesnya akan berasa kehilangan nilai ketulusan didalamnya. tapi paling tidak menunjukan bahwa yang telah terlewati hanya sebatas salah menafsirkan saja.... huff ini melelahkan sobat. :)

komunikasi verbal maupun non verbal sama-sama punya potensi untuk salah tafsir dalam penerimaannya. jauh disanubari tentu tak mampu orang resapi... jauh didalam saraf otak juga tak akan mampu orang telusuri.

 so...
berjalan sajalah terus
melangkahlah terus
karena membuat orang menafsirkan sesuatu yang sama tidak cukup dengan lisan
orang lain memiliki indera penglihatan, pendengaran, indera perasa yang kemudian berkolabarasi dan menyepakati tafsir antara yang telihat, terdengar dan terasa.

pembuktiannya tentu juga harus melibatkan ketiga indera tersebut.

memanggilnya, menyebutnya dan memohon untuk memiliki tafsir yang sama oleh yang Maha Tau akan segala hal adalah jalan yang paling melegakan.

seperti menafsirkan sejuk atau dingin dikala embun hadir.

Bergumpal Awan Putih dikegelapan Langit Yogya
22 November '16

Qie

Terhampar birunya memanjakan mata,
semilir lembutnya menyejukkan,
butirannya menyamankan.
Karna setiap rasa punya tafsir
yang tersembunyi dalam ruang tanpa sekat.
Tidak ada yang kebetulan. Bukankah semua sudah sesuai dengan yang ditentukan.
Sama halnya tidak harus menjadi kaya untuk bisa berbagi Tidak pula harus menjadi cerdas untuk bisa mengispirasi. Acapkali Cukup menjadi pribadi sederhana.... pribadi berilmu dengan cara yang santun Bahkan jauh lebih mampu berpotensi.
Self Resiliensi pun berlaku. Semakin tinggi tekanan, semakin mampu melompat melampaui batas. 📝 akhir 14 Nov 2016

Godaan yang menyebabkan banyak manusia lalai adalah godaan dunia dan wanita. Demikian hebatnya godaan wanita bagi laki-laki, disebutkan dalam satu riwayat dari Usamah bin Zaid ra meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda : "Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih besar bagi kaum laki-laki dari pada wanita" (HR. Bukhari dan Muslim)
Abu Sa'id AlKhudri meriwayatkan, Rasulullah bersabda : "Sesungguhnya dunia ini indah dan manis, dan sesungguhnya Allah telah menjadikan kamu sekalian sebagai khalifah lalu melihat apa yang akan kalian perbuat. Maka waspadailah dunia dan wanita, sesungguhnya godaan dan bencana pertama yang menimpa bani israil adalah wanita" (HR. Muslim)
Yunus bin Ubaid berkata : ada 3 hal yang perlu dicamkan dari nasehat ku adalah .... janganlah salah seorang diantara kamu berduaan dengan perempuan meskipun untuk mengajarkan Al-Qur'an......
Nabi Yusuf lebih rela dipenjarakan bukan karena tindakan kriminal, tapi justru korban fitnah akibat ia menolak ajakan mesum imraatul azis atau permaisuri tuannya zulaikha, "Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku" (QS.12:33)
Ibn Taimiyah berkata : Kesabaran Nabi Yusuf as untuk tidak menuruti kemauan permaisuri tuannya lebih sempurna dari pada kesabarannya ketika ia dicampakkan oleh saudaranya dalam lubang sumur. Sebab kesabarannya untuk menjauhi maksiat adalah sabar karena pilihannya. Sebab ia merupakan kemampuan untuk memerangi nafsu, lebih-lebih dalam kondisi adanya faktor pendukung, 
- ia seorang pemuda dimana gelora mudanya untuk melakukan itu tentu kuat, 
- dia adalah bujang belum memiliki wanita pendamping, 
- dia juga orang asing ada alasan berbuat itu didaerah orang, 
- ia juga seorang budak yang harus ikut perintah tuannya, 
- wanita yang mengajak ia juga adalah wanita cantik, dan tidak ada orang yang melihat apa yang mereka lakukan, 
- disisi lain ada penjara yang siap mengancamnya. 
Meskipun dengan sebab-sebab demikian, ia bersabar karena lebih mengedepankan pahala yang ada disisi Allah.
Tentunya balasan menahan diri akan gejolak nafsu syahwat dan rayuan wanita akan mendapat tempat yang terbaik.
"Adapun orang yang melampaui batas,dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal (nya).Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal (nya)." (QS. 79 : 37-41)
Demikian pula nanti diakhirat disaat matahari didekatkan diatas kepala dan tidak ada naungan pada saat itu kecuali naungan Allah maka ada 7 golongan yang mendapatkan naungan, salah satunya adalah :" Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah".
Bagaimana contoh dari kisah para ulama salaf, dalam meredam hawa nafsu akan godaan wanita untuk mendapat kemuliaan yang tinggi, diantaranya adalah :
Teringatlah akan sosok pemuda tampan seorang ulama besar yang bernama Syaikh Abu Bakar Al Misky. Sosok beliau sangat mudah dikenal oleh masyarakat dizamannya, karena tubuhnya selalu wangi seharum minyak misyk. Suatu hari beliau ditanya "sungguh kami selalu mencium bau wangi darimu, apa yang menyebabkan semua itu". Dengan bersahaja beliau pun menjawab : "demi Allah sudah bertahun-tahun aku tidak memakai minya wangi. Adapun aroma wewangi tubuh ini sebabnya adalah seperti ini.
Beliaupun melanjutkan kisahnya mengapa sampai tubuh beliau mewangi. "Suatu ketika ada seorang wanita yang sangat menyukaiku, begitu banyak tipu daya yang ia lakukan, namun saya tidak terperdaya. Maka sampailah pada suatu hari, ia memperdayaiku untuk masuk kerumahnya, lalu ia mengunci pintu dan jedela-jendelanya. Selanjutnya ia pun merayuku dengan berbagai cara untuk meperdayaiku dan menjerumuskanku. Akupun bingung dan tertekan dengan tipu dayanya, aku lalu berkata kepadanya, "aku mau kebelakang terlebih dahulu karena perut saya sakit mau buang air besar, setelah itu baru saya ikuti kemauanmu". Aku meminta pembantunya mengiringiku ke toilet, sebagai tanda bahwa saya tidak akan melarikan diri. Ketika aku di toilet, aku membuang hajat/kotoran (maaf bahasanya agak kasar). Aku mengambil seluruh kotoranku dan aku lumurkan keseluruh tubuhku mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Selanjutnya aku keluar dan menuju ketempat wanita itu dalam keadaan berlumuran kotoran. Nah, ketika ia melihatku, ia pun kaget lalu ia memerintahkan pembantunya untuk mengusirku dari rumahnya. Lalu aku pergi dan membersihkan diri, dan pada malam harinya aku bermimpi melihat seseorang berkata padaku,:
"Engkau telah melakukan apa yang belum pernah dilakukan seseorang selainmu. Sungguh akan diganti baumu dengan wewangian yang lebih wangi dari wangi-wangian didunia dan akhirat".
Maka pada pagi harinya aku terbangun dengan wangi kesturi yang keluar dari aroma tubuhku, yang demikian itu terus berlanjut sampai sekarang, kata beliau.
Abul Farajj dan lainnya menceritakan bahwa ada seorang wanita cantik diMekah, ia bercermin dan terpesona akan kecantikannya. Kemudian wanita itu berkata kepada suaminya, adakah laki-laki dikota ini yang tidak tertarik dengan kecantikan wajahku. Suaminya menjawab, ada. Ada seorang pemuda yang bernama Ubaid bin Umair. wanita itu meminta untuk diijinkan menggoda pria itu dan suaminya mengizinkan. Maka wanita itu mendatangi Ubaid seperti layaknya seseorang orang yang meminta fatwa. Beliau membawanya keujung masjid Al-Haram dan menyingkapkan wajahnya yang bagaikan rembulan berkilauan. Maka ubaid berkata kepadanya "wahai hamba Allah, tutuplah wajahmu". siwanita menjawab " aku sudah terdoga denganmu". Maka Ubaid berkata kepadanya "baik, saya akan bertanya kepadamu tentang satu hal, apabila engkau menjawabnya dengan jujur aku akan perhatikan keinginanmu". Si wanita berkata :"saya akan jawab setiap pertanyaanmu dengan jujur".
Beliau bertanya, seandainya sekarang ini malaikat maut datang kepadamu untuk mencabut nyawamu, apakah engkau ingin aku memenuhi keinginanmu ? si wanita menjawab tentu tidak. Beliau berkata, bagus engkau telah menjawab dengan jujur.
Beliau bertanya lagi, seandainya engkau telah masuk kubur dan bersiap-siap ditanya pada saat itu,apakah engkau ingin aku memenuhi keinginanmu ? si wanita menjawab tentu tidak. Beliau berkata, bagus engkau telah menjawab dengan jujur.
Beliau bertanya lagi, apabila manusia sedang menerima catatan amal perbuatan mereka lalu engkau tidak mengetahui apakah engkau menerima catatan amalmu dengan tangan kiri atau tangan kanan, apakah engkau ingin aku memenuhi keinginanmu ? si wanita menjawab tentu tidak. Beliau berkata, bagus engkau telah menjawab dengan jujur.
Beliau bertanya lagi, apabila engkau sedang meniti shirat, sementara engkau tidak mengetahui apakah selamat atau tidak, apakah engkau ingin aku memenuhi keinginanmu ? si wanita menjawab tentu tidak. Beliau berkata, bagus engkau telah menjawab dengan jujur.
Beliau bertanya lagi, apabila telah didatangkan neraca keadilan sementara engkau tidak mengetahui apakah timbangan amal perbuatanmu ringan atau berat, apakah engkau ingin aku memenuhi keinginanmu ? si wanita menjawab tentu tidak. Beliau berkata, bagus engkau telah menjawab dengan jujur.
Beliau bertanya lagi, apabila engkau sedang berdiri dihadapan Allah untuk ditanya, apakah engkau ingin aku memenuhi keinginanmu ? si wanita menjawab tentu tidak. Beliau berkata, bagus engkau telah menjawab dengan jujur.
Maka beliau pun berkata "bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah memberi karunia-Nya kepadamu dan telah berbuat baik kepadamu". Ibn Farajj berkata : maka wanita ini pulang kerumahnya dan menemui suaminya. suaminya bertanya :"apa yang telah engkau lakukan?". ia pun menjawab "sungguh engkau pengangguran dan kita pengangguran (kurang ibadah)". setelah itu wanita ini giat beribadah shalat, shaum disiang hari dan ibadah-ibadah yang lain. Konon suami ini berkata : apa yang terjadi antara aku dan Ubaid, ia telah merubah istriku. Dahulu setiap malam bagi kami bagaikan malam pengantin, tapi sekarang ia berubah menjadi ahli ibadah.
Inilah secuil kisah para salaf dalam meredam hawa nafsu akan godaan wanita, maka pantaslah mereka mendapat tempat kedudukan tertinggi dan menjadi contoh teladan terbaik untuk kita generasi berikutnya.
Semoga bermanfaat



Sumber : https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1854341644852229&id=100008292351465 
tidak ada satu orangpun yang siap dan mau berada dalam posisi tertekan, seolah olah itu adalah saat yang sangat menderita. posisi yang menyebabkan semua menjadi serba tak enak, entah makan ataupun tindakan. :)


ini tentang sebuah perjalanan.
tapi ini bukan tentang akhir dari sebuah perjalanan, melainkan tentang awal sebuah perjalanan. perjalanan tentu saja bukan perkara pilihan yang ditempuh tanpa sebab.. melainkan jga perjalanan yang dipilih dengan maksud dan tujuan yang ingin dicapai setelahnya.

dan jangan risau tak perlu gusar jika tujuan itu ditempuh dengan kendaraan yang berbeda... sama hal nya dengan muara hidup ini.
Menulislah maka Dunia akan Menulismu

rasa ... mungkin untuk sebagian oang ini hanya perkara kuliner. padahal tidak kawan... ini perkara banyak hal. bahkan perkara kenapa kamu sampai bertahan pada satu pilihan . sekalipun itu merupakan piihan yang sulit lagi berat bagi sebagian orang.

rasa acapkali juga bersama dengan kesungguhan yang hanya bisa dirasakan nikmatnya bagi pelakunya saja. seperti istiqomah dalam beragama juga merupakan bagian rasa yang luar biasa yang ditempuh oleh para sahabat Rasul dan orang orang soleh. yang tentu bisa kita pelajari melalui history dan biografi mereka. 
Menulislah maka Dunia akan Menulismu
Menulislah maka Dunia akan Menulismu
Menulislah maka Dunia akan Menulismu

Bismillah ..
sesunggunya dalam setiap niat, gerak langkah kebaikan bukankah sebaiknya diawali dengan nama -Nya. tak pernah sekalipun seseorang yang berniat melakukan keburukan mengawalinya dengan nama-Nya. sungguh Maha Agung Engkau wahai Robb semesta alam.

lelah hati, lelah jiwa hakikinya adalah persoalan memagemen diri, bagaimana mensyukuri yang telah Allah Karuniakan bukan sebaliknya mengerutui suatu keinginan yang belum tercapai.

lelah hati, boleh jadi saat segala daya upaya telah dikerahkan , namun belum jua ada nampak hasilnya..

lelah hai, bisa jadi saat semua kebaikan telah dilakukan dengan sedemikian rupa, tapi tak satu jua kebaikan itu berbalas, yang ada hanyala caci maki disana sini...

lelah hati .. saat jiwa ini laksana hanya bertepuk disebagianya saja.... namun tak kunjung ula berbalas..

lelah hati , pada akhirnya hanyalah bicara tentang ketidakmampuan hati ini bersahabat dengan kondisi sekitar, tak pandai menyatu dengan apa yang sesungguhnya, tak bisa bercengkrama dengan takdir dari apa yang telah ita upayakan.

lelah hati ialah... saat kesabaran ini mulai terkikis dan kian menipis tergerus dengan derasnya hujan, semilirnya hembusan angin, dan kencangnya terpaan badai, sejauh halausang gelombang laut.

sabarmulah yang bisa menjadi penawar,
ikhlasmulah yang mampu menjadi penyejuk

sabar dan ikhlas menjadi obat yang bila racikan nya sempurna, menjadikanmu pribadi yang luar biasa.



Memandang Pendidikan dari sudut pandang seorang pembelajar

pendidikan sejatinya ialah upaya pembebasan dari jerat kebodohan, pendidikan adalah sebuah sarana sekaligus upaya untuk menjadi insan yang lebih baik, lebih berkepribadian serta Hakikatnya pendidikan adalah memanusiakan manusia seperti tulisan seorang munif khatib.

gerakan mengantar anak kesekolah yang digagas oleh mentri pendidikan Anies Baswedan menjadi angin segar yang mendapat banyak pujian serta suport.


pendidikan, menjerat anak untuk hilang dari kehidupan social
bagaimana tidak , jika anak anak sekolah dengan rutinitas yang padat disekolah yang disebut ful day school. belum agi siswa didera dengan kemacetan yang panjang pada jam pergi dan pulang sekolah ditambah lagi beban tugas sekolah yang sudah tidak bisa dielakkan. tidak cukup smpai disitu, mereka para siswa masih ditambah lagi dengan les sana sini, tuntutan orang tua sekaligus tuntutan pendidikan.

pendidikan sejatinya mengajarkan kita menjadi insan yang mulia, pendidikan sesungguhnya bermuara pada kemaslahatan,

hasil pendidikan untuk masyarakat social, membangun lingkungan social, apa jadinya jika mereka yang menempuh jalur pendidikan ini saja sudah terenggut kesempatanya untuk bersosialisasi pada lingkungan

Menulislah maka Dunia akan Menulismu

Kita berpadu dalam detik yang magis.

Barangkali memang begitu. Seperti hujan yang pasti reda. Atau badai yang pasti berlalu. Rindu akan segera berganti temu, andai memang kau mau. Dan kemauan memang tak pernah bisa berdiri sendirian. (Azhar Nurun Ala; cinta adalah perlawanan : 128)

berpadu dalam detik yang magis. bagaimana tidak disebut magis,, saat lidah ini menjadi keluh berganti dengan bahasa tubuh, tak perlu bersuara... cukuplah semilir angin menggantikanya... tatap saja.. ya tatap saja kedua mata yang berbinar ini. indera penglihatan ini bisa jadi sudah menceritakan banyak hal dikedalaman dan jernih bening nya.
cintaa memang soal rasa. dimana tidak semua rasa bisa diungkapkan. cukulah apa yang kau rasakan, perasaan ini semoga berjumpa dengan pemilik rasa yang sama. yaaa pemilik rasa yang sama. yg memahami kemagis kan detik detik ini : )


Menulislah maka Dunia akan Menulismu

CINTA ITU ... BUAT SAYA. yang LDR...


secARA FISIK.. mungkin kita terpisah.. tapi percayalah jiwaku selalu memeluk dan menciumu tanpa henti

diri ini rasa gila memikirkanmu siang dan malam.
ketika kau mau pergi dan kau masih ada di sisiku aku sudah sangat merindukanmu.
APA KAU PERNAH MERASAKAN KERINDUAN YANG SEDEMIKIAN MENCAKAM KEPADA SESEORANG YANG BERADA TEPAT DISAMPINGMU

DAN ITULAH YANG KURASAKAN
ITULAH KERIDUANKU KEPADAMU
(AYAT-AYAT CINTA 2: HBIBURRAHMAN EL SHIRAZY :678)



Menulislah maka Dunia akan Menulismu


JATUH CINTA

AHH sudah malu rasanya membahas ini jika pernikahan sudah hampir 6 tahu. emmm tidak dong. justru ini menjadi pokok bahasan yang penting dalam sebuah rumah... yang kita sebut rumah tangga. karena sejatinya cintalah yang memberi warna dalam rumah. rumah mungil nan sederhana... dimana cinta bersemi dan saling berdialog antar mata dan desah nafas. dimana cinta saling mengaminkan melalui senyuman, dimana cinta saling meneduhkan dalam dekapan, dimana cinta itu mendamaikan lewat lirikan nya yang manja.

mungkin untuk sebagian orang melupakan cinta dalam rumah tangga... mulai berhenti mengumbar kata mesra setelah menjadi halal. tapi tidak untuk sebagian yang lain yang menganggap bahwasanya kalimat mesra lah yang semakin mempererat suatu hubungan. 
status kehalalan bukan berarti kita semakin bersembunyi dalam mengumbar cina.. namun bagaimana sayang itu menjadi lebih bermakna dan harmoni.


dannn akuuu mencintai caramu mencintaiku

ya.. caramu mencintailah yang telah membuatku jatuh hati
caramu mencintailah yang membuat bunga ini bersemi lebih lama dihadapanmu
yaaa aku mencintai caramu mencintaiku
imam hatiku
kekasih halal ku.
Menulislah maka Dunia akan Menulismu

hemmm menarik nafas saja rasanya begitu berat, seolah memiliki persoalan yang sangat berat dan langkah yang sangat panjang untuk tiba diujungnya,,,,,
saya juga tidak paham mengapa dan kenapa nya
yang saya tahu setiap rasa ini muncul, hadir tanpa diundang dan yang jelas tamu g diundang pasti daangnya tidak tepat pada waktu dan sikonnya

degup jantung yang kencang, aliran darah yang tiba tiba begitu terasa...
yachhh merindumu, mengkhawatirkanmu, cemburu.. ya cemburu
saya berada dipuncak jatuh cinta berkali kali, jatuh cinta pada kekasih hati
menahan rindu bukanlah perkara muda
karena tiada lain obatnya ialah jumpa
bukan jumpa sembarang jumpa
tapi jumpa yang syarat makna

rindu itu .... menyesakkan
terkadang rasa ini juga memicu semangat sekaligus juga keemasan
cemas yang tidak jelas dan tak tahu mau apa

rinduuuuu adalah rasa dimana kami seolah ingin segera berlari namun kaki ini terlalu berat
riduuu itu, saat kamu begitu terpacu namun apadaya adrenalinmu tidak sepaham
rinduuu ituuuuu
saat detik detik itu berasa begitu lambat dan terlambat


rasa rindu ituuuuuuuuuuuuuuu
menyiksa
namun
seperti romantisme yang tidak membutuhkan alasan dan jawaban

saya merindumu duhai kekasihku
saya merindumu duhai belahan jiwaku
saya merindumu duhai imamku
saya merindumu duhai murobbiku
saya merindumu duhai profesor haiku
saya merindumu duhai sahabat hati ku
saya merindumu duhai ayah dari anak anak ku
saya merindumu duhai lelaki hebatku
saya merindumu duhai pangeran hatiku
saya merindumu duhai ..........cintaku
http://www.duniasyariat.com/2016/01/ternyata-shalat-barengan-sama-pacar-itu-haram-hukumnya.html?m=1




jika bertanya tentang siapa diri ini dan hendak kemana seolah susah sekali hendak menjawabnya, akan berbeda jika pertanyaan ini dilontarkan pada anak-anak balita
9yang uda bisa ngomong ya...). maka akan ada banyak pengharapanya ingi jadi ini ingin jadi itu dan seterusnya...
#Menulislah maka Dunia akan Menulismu


duhai kekasih halal ku
begitu indah caramu mengemas kasih
begitu pandai nya engkau memendam rasa
begitu rapinya engkau menyembunyikan hati
begitu manisnya engkau menumpuk rindu

dan aku
ya aku...
kekasih halalmu
menyebutnya
romantisme sunyi
dialog bisu

jika saja aku bisa memilih
kepada siapa rindu ini akan berlabuh
ah tidak
tidak akan..
aku merinduimu duhai imam ku
aku pun merindui buah hati kita
buah cinta kita
yang senantiasa menghadirkan tawa dan semangat diantara kita

kepada siapa rindu ini akan kusampaikan
pada rembulan yang bersinar
pada angin yang berhembus
pad lembaran daun yang jatuh
pada awan yang menghadirkan teduh
pada langit biru yang indah dipandang
pada bintang gerlap gemintang
pada matahari yang menghadirkan sinarnya

karena diri ini yakin
bahwa kita menatap memandang semua perantara rindu itu
dengan binar kedua panca indra yang sama
dua mata satu hati
satu rindu
satu cinta
kekasih halal



Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Merri Sri Hartati.

Cari Blog Ini

POPULAR POSTS

  • PEREMPUAN By Jayaning Hartami
  • (tanpa judul)
  • Rasa Ini Membunuhku...
  • Ikhlas saja Belum Cukup
  • Anak....

Categories

  • inspirasi

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ►  2021 (1)
    • ►  Desember (1)
      • ►  Des 25 (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 29 (1)
      • ►  Mar 28 (1)
      • ►  Mar 24 (1)
      • ►  Mar 16 (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 29 (2)
  • ►  2017 (10)
    • ►  Maret (3)
      • ►  Mar 12 (3)
    • ►  Januari (7)
      • ►  Jan 30 (1)
      • ►  Jan 29 (1)
      • ►  Jan 27 (1)
      • ►  Jan 22 (1)
      • ►  Jan 14 (1)
      • ►  Jan 13 (1)
      • ►  Jan 08 (1)
  • ▼  2016 (28)
    • ▼  Desember (5)
      • ▼  Des 10 (2)
        • SAAT RASA TAK BERSAMBUT
        • LISAN
      • ►  Des 05 (1)
        • Palu Menghancurkan Kaca, Tetapi Palu Membentuk Baja
      • ►  Des 03 (1)
        • Filosofi Ilmuwan Muslim Terdahulu
      • ►  Des 01 (1)
        • Tulang Rusuk... Kamu itu unik duhai Ukhti
    • ►  November (8)
      • ►  Nov 30 (1)
        • PEREMPUAN By Jayaning Hartami
      • ►  Nov 29 (1)
        • Meskipun Hanya serpihan debu, buih dilautan lepas,...
      • ►  Nov 26 (1)
        • Rindu
      • ►  Nov 21 (3)
        • Ukhuwa
        • Tanpa Judul
        • Tafsir yang Berbeda
      • ►  Nov 20 (2)
        • Bukan Bicara Rasa
        • SEDERHANA MENGINSPIRASI
    • ►  Oktober (2)
      • ►  Okt 27 (1)
        • -----Akhlaf Salaf Dalam Menghadapi Godaan wanita--...
      • ►  Okt 17 (1)
        • Tekanan & Lompatan
    • ►  September (2)
      • ►  Sep 22 (2)
        • Kendaraan Berbeda dengan Tujuan yang sama
        • Soal Rasa
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 03 (2)
        • ' CINTA " bukan syarat dalam pernikahan
        • Penerimaan yang Tulus, Pemahaman yang Benar :)
    • ►  Juli (2)
      • ►  Jul 29 (1)
        • Bila Hati ini Lelah
      • ►  Jul 25 (1)
        • Memandang Pendidikan dari sudut pandang seorang pe...
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 16 (1)
        • detik detik penuh makna
      • ►  Mar 10 (1)
        • CINTA ITU.... BUAT SAYA...
      • ►  Mar 08 (1)
        • Menulislah maka Dunia akan Menulismu JATUH CIN...
      • ►  Mar 03 (1)
        • Rasa Ini Membunuhku...
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (1)
        • http://www.duniasyariat.com/2016/01/ternyata-shal...
      • ►  Feb 18 (1)
        • sedikit tentang pemaknaan hidup
    • ►  Januari (1)
      • ►  Jan 01 (1)
        • Menumpuk Rindu
  • ►  2015 (13)
    • ►  Desember (6)
      • ►  Des 28 (1)
      • ►  Des 27 (2)
      • ►  Des 25 (1)
      • ►  Des 17 (1)
      • ►  Des 11 (1)
    • ►  November (2)
      • ►  Nov 29 (2)
    • ►  September (1)
      • ►  Sep 07 (1)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (2)
    • ►  Januari (2)
      • ►  Jan 09 (2)

Daftar Blog Saya

  • Historia Vitae Magistra
    SEJARAH DAN POLEMIK PENAFSIRAN MASA LALU

About Me


Merri Sri Hartati Bundanya Fatih, Syamsa & Aizh

Popular Posts

  • PEREMPUAN By Jayaning Hartami
  • (tanpa judul)
  • Rasa Ini Membunuhku...

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates