"Inspirasi SeBening Embun"
  • Home

Puisi Tausiyah Cinta

Bagaimana caranya menjelaskan rindu kepada seseorang
Yang entah siapa dan di mana saat ini
Untukmu, yang jauh di sana
Terkadang mata ini iri kepada hati,
Karena kau ada di hatiku namun tidak tampak di mataku.
Aku tidak memiliki alasan pasti
Mengapa sampai saat ini, masih ingin menunggumu
Meski kau tidak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan
Hati ini meyakini bahwa kau ada
Meski entah di belahan bumi mana
Yang aku tahu, kelak aku akan menyempurnakan hidupku denganmu di sini, di sisiku.

Maka saat hatiku telah mengenal fitrahnya
Aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintaiNya
Sekali pun kita belum pernah bertemu
Mungkin saat ini kita tengah melihat langit yang sama
Tersenyum menatap rembulan yang sama
Di sanalah tatapanmu dan tatapanku bertemu.
***
http://bedasinema.com/puisi-tausiyah-cinta/#more-16 

pada akhirnya.. setiap apa yang diinginkan manusia hanya sampai pada sebah pengharapa, pengharapan yang terkadang sampai pada titik akhirnya.

acapkalai kita menuduh ketidak adilan atas apa yang tidak diraih saat ini
seolah olah kita begitu layak memperoleh semua pengharapan itu

amat jarang bahkan tidak pernah tepatnya
kita mau menyadari bahwa terlalu banyak alpa diri ini yang menjadi penyebab tidak dapat nya hk atas pengharapan yang diingini

duhai hati...
sejatinya dalam setiap usaha yang dilakukan untuk mencapai pengharapan adalah sebuah proses
yang jalanya ialah kesabaran

sabarlah kunci sukses itu

cukupkah dengan kesabaran?

masih butuk berbaiksangka serta ikhlas atas setiap ketetapanya

rhido, dan qonaah      atas apa yang sudah menjadi takdir dalam setiap apa yang telah diupayakan

nanti pada ahirnya
takdir terbaiklah yang akan menghampiri
dengan sebaik-baik ketetapan dari Nya
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Merri Sri Hartati.

Cari Blog Ini

POPULAR POSTS

  • PEREMPUAN By Jayaning Hartami
  • (tanpa judul)
  • Rasa Ini Membunuhku...
  • Ikhlas saja Belum Cukup
  • Anak....

Categories

  • inspirasi

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ►  2021 (1)
    • ►  Desember (1)
      • ►  Des 25 (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 29 (1)
      • ►  Mar 28 (1)
      • ►  Mar 24 (1)
      • ►  Mar 16 (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 29 (2)
  • ►  2017 (10)
    • ►  Maret (3)
      • ►  Mar 12 (3)
    • ►  Januari (7)
      • ►  Jan 30 (1)
      • ►  Jan 29 (1)
      • ►  Jan 27 (1)
      • ►  Jan 22 (1)
      • ►  Jan 14 (1)
      • ►  Jan 13 (1)
      • ►  Jan 08 (1)
  • ►  2016 (28)
    • ►  Desember (5)
      • ►  Des 10 (2)
      • ►  Des 05 (1)
      • ►  Des 03 (1)
      • ►  Des 01 (1)
    • ►  November (8)
      • ►  Nov 30 (1)
      • ►  Nov 29 (1)
      • ►  Nov 26 (1)
      • ►  Nov 21 (3)
      • ►  Nov 20 (2)
    • ►  Oktober (2)
      • ►  Okt 27 (1)
      • ►  Okt 17 (1)
    • ►  September (2)
      • ►  Sep 22 (2)
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 03 (2)
    • ►  Juli (2)
      • ►  Jul 29 (1)
      • ►  Jul 25 (1)
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 16 (1)
      • ►  Mar 10 (1)
      • ►  Mar 08 (1)
      • ►  Mar 03 (1)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (1)
      • ►  Feb 18 (1)
    • ►  Januari (1)
      • ►  Jan 01 (1)
  • ▼  2015 (13)
    • ▼  Desember (6)
      • ►  Des 28 (1)
      • ▼  Des 27 (2)
        • Tausiyah Cinta
        • Keinginan & Pengharapan
      • ►  Des 25 (1)
      • ►  Des 17 (1)
      • ►  Des 11 (1)
    • ►  November (2)
      • ►  Nov 29 (2)
    • ►  September (1)
      • ►  Sep 07 (1)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (2)
    • ►  Januari (2)
      • ►  Jan 09 (2)

Daftar Blog Saya

  • Historia Vitae Magistra
    SEJARAH DAN POLEMIK PENAFSIRAN MASA LALU

About Me


Merri Sri Hartati Bundanya Fatih, Syamsa & Aizh

Popular Posts

  • PEREMPUAN By Jayaning Hartami
  • (tanpa judul)
  • Rasa Ini Membunuhku...

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates