"Inspirasi SeBening Embun"
  • Home
Diam ....
terlalu sulit unutk didefenisikan.
tapi yang jelas diam tidak berarti kita menarik diri dari sekitar.
acapkali kita berada dilingkungan yang ramai dan kita saling mengenal satu sama lain.... namun tetap saja diam menjadi pilihan.

dalam setiap kesempatan untuk memilih atau melakukan suatu tindakan biasanya akan ada banyak pertimbangan yang masing masing orang terkadang berfikir dengan ringan namun sebagian lagi memerlukan waktu yang lama...

saat memilih diam pun juga begitu...
diam itu saat merasa menyukai atau membenci sesuatu
saat tak ingin mengikuti arus atau yang lainya

sebagian dari kita juga kadang memilih diam
yahhh karena sedang ingin diam saja...
tanpa perlu alasan.

diam juga menjadi alternatif yang paling ampuh saat kamu disudutkan dengan banyak peroalan
saaat seolah-olah semua tuduhnan ada bersama kamu
saat semua kesalahan dibebankan kepundakmu
ya
semuanya
dan kamu tidak punya pilihan sama sekali untuk melakukan pembelaan atau pembenaran

maka diam menjadi pilihan yang paling bijak pada saat itu.
biarkan orang sekitarmu menilai dibalik diam mu.


lalu...
bolehkah memilih diam saat terjadi keburukan disekitar?
jika tak mampu... maka selemah-lemah iman iyalah dengan mendoakan dalam diam...
diam diam mendoakan,
tentu saja mendoakan dalam perkara yang baik baik.
doa yang dilakukan dengan ikhlas untuk kebaikan orang lain secara diam-diam
menjadi doa yang tanpa disadari sejatinya juga mendoakan diri sendiri.

maka mulailah diam-diam berdoa.
jangan hanya memilih diam tanpa bertindak,
karena dalam diam sekalipun kita masih bisa saling berbagi,
iyaaa berbagi doa.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Merri Sri Hartati.

Cari Blog Ini

POPULAR POSTS

  • PEREMPUAN By Jayaning Hartami
  • (tanpa judul)
  • Rasa Ini Membunuhku...
  • Ikhlas saja Belum Cukup
  • Anak....

Categories

  • inspirasi

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ►  2021 (1)
    • ►  Desember (1)
      • ►  Des 25 (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 29 (1)
      • ►  Mar 28 (1)
      • ►  Mar 24 (1)
      • ►  Mar 16 (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 29 (2)
  • ▼  2017 (10)
    • ►  Maret (3)
      • ►  Mar 12 (3)
    • ▼  Januari (7)
      • ►  Jan 30 (1)
      • ►  Jan 29 (1)
      • ▼  Jan 27 (1)
        • Diam-diam Berdoa
      • ►  Jan 22 (1)
      • ►  Jan 14 (1)
      • ►  Jan 13 (1)
      • ►  Jan 08 (1)
  • ►  2016 (28)
    • ►  Desember (5)
      • ►  Des 10 (2)
      • ►  Des 05 (1)
      • ►  Des 03 (1)
      • ►  Des 01 (1)
    • ►  November (8)
      • ►  Nov 30 (1)
      • ►  Nov 29 (1)
      • ►  Nov 26 (1)
      • ►  Nov 21 (3)
      • ►  Nov 20 (2)
    • ►  Oktober (2)
      • ►  Okt 27 (1)
      • ►  Okt 17 (1)
    • ►  September (2)
      • ►  Sep 22 (2)
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 03 (2)
    • ►  Juli (2)
      • ►  Jul 29 (1)
      • ►  Jul 25 (1)
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 16 (1)
      • ►  Mar 10 (1)
      • ►  Mar 08 (1)
      • ►  Mar 03 (1)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (1)
      • ►  Feb 18 (1)
    • ►  Januari (1)
      • ►  Jan 01 (1)
  • ►  2015 (13)
    • ►  Desember (6)
      • ►  Des 28 (1)
      • ►  Des 27 (2)
      • ►  Des 25 (1)
      • ►  Des 17 (1)
      • ►  Des 11 (1)
    • ►  November (2)
      • ►  Nov 29 (2)
    • ►  September (1)
      • ►  Sep 07 (1)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (2)
    • ►  Januari (2)
      • ►  Jan 09 (2)

Daftar Blog Saya

  • Historia Vitae Magistra
    SEJARAH DAN POLEMIK PENAFSIRAN MASA LALU

About Me


Merri Sri Hartati Bundanya Fatih, Syamsa & Aizh

Popular Posts

  • PEREMPUAN By Jayaning Hartami
  • (tanpa judul)
  • Rasa Ini Membunuhku...

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates