"Inspirasi SeBening Embun"
  • Home
Bismillah ...
Setiap jiwa yang bernyawa sejatinya memiliki kisah
Setial jiwa yang merdeka sejatinya pun terperangkap
Setiap jiwa yang terpasung sejatinya pun bebas
Setiap jiwa yang bernyawa, merdeeka dan terpasung oleh imajinasinya.
Menulis adalah cara lain menghadirkan kisah sepanjang perjalanan jiwa. Menjadi pelarian dari hati yang sedang dalam suasana tersendiri.
Menulis mampu menenggelamkan rasa sedih, melarikan diri atas situasi dan kondisi yang dilihat dan dirasa serta didengar.
Ada banyak manusia yang memiliki kemampuan membaca, ada banyak manusia yang memiliki kemampuan menyampaikan, ada banyak manusia yang memiliki buku berjumlah tak terhitung. Tapi sebagian saja dari mereka menghasilkan tulisan.
Menulis kebaikan tentu akan berimbas pada kebaikan. Menulis keburukan juga demikian. Ada banyak jalan seseorang menjadi baik atau buruk, dan tulisan adalah salah satu jalan itu yang kemudian merasuk dalam jiwa dan pikiran seseorangbmelalui indera penglihatanya.
Fisik boleh terpasung, tapi tidak dengan hati dan pikiran. Ada banyak kisah mereka yang terkunci di balik jeruji, namun pikiran dan hatinya bebas menyusup kebanyak jiwa yang fisiknya bebas diluar jeruji.
Menjadi pilihan bagi setiap jiwa, apakah menulis sebagai wujud seorang Hamba, memulai dan mengakhiri dengan niat karena Rabbnya. Sebagai jalan ibadah seorang yang hamba.
Semakin banyak kita tahu maka semakin banyak pula sesungguhnya kita mencari tahu dari ketidak tahuan yang muncul bersembunyi di balik tafsir kita.
Menulislah... Untuk memberi tanda bahwa kita pernah ada. Ada sebagai wujud yang nyata. Bukan hanya sekedar nama. Bagaimana nama yang ada mewariskan kebermanfaatan terhadap umat, kepada generasi setelah kita.
Bukankah agama ini dikenal karena orangya, pribadinya bukan karena benda. Peradaban ada dalam jiwanya bukan pada bendanya.
Kata-kata itu hidup
Kata-kata itu memiliki makna
Kata-kata itu menunjukkan dimensi dalam diri penuturnya.
Yogyakarta, pertengahan Maret 2019
Merri Q Annada 

Syetan memang selalu punya cara mengusik hati perempuan ..
Ia membuat semua serba indah.  
hanya dengan sentuhan halus,  tapi mampu menghipnotismu,  membuat kakimu serasa tak menapak,  menyisakan desir di aliran darahmu,  mengimajinasi fikiranmu,  merebut dunia fantasimu,  berkhayal dan berulang kali kau buat layar matamu untuk memutarnya. 

Ahhh
Kamu hanya menyiapkan diri untuk bahagia. 
Tapi lupa menyiapkan diri untuk terluka. 

Menjadi rahasia dunia
Orang yang jatuh cinta tidak menyiapkan diri untuk terluka. 

Nanti... 
Setelah hati mu mengiba
Kamu akan membenci segalanya 
Bahkan untuk sekedar mengingatnya saja kamu enggan. 

Nanti... 
Jika ternyata dia pergi 
Tapi bukan bersama dirimu. 

Kamu baru menyadari
Bahwa
Seharusnya yang telah terjadi,  bisa dicegah dengan opsi yang lain. 


Kebenaran apapun yang disampaikan tak kan mampu membuat hati mu goyah. 

Kamu akan tetap pada keyakinan mu yang belum pasti.

Toh...  Yang penting saat ini kamu bahagia. 

Malam... 
Sebuah catatan
Setelah kau mau sedemikian terbuka menceritakan kisah mu hari ini.  
Sebuah kisah yang kau sebut cinta. 
Sebuahnkisah yang kamu awali

Yang namanua hati kalau sudah nyatu ada saja kesamaan. 

Ahhhh
Kau hanya terbuai oleh bunga bunga hatimu yang tak bertangkai
" bolehkan mbak?".
"beneran deah mbak, kami nggak ngapa-ngapain hanya ngobrol saja".
" mbak.. percaya deah.. kita hanya chat mbak, saling mengingatkan waktu solat. itu saja kak".
" hanya pegang tangan saja kok mbak"
" cuma ngasih obat mbak, kasihan sakit nggak ada yang ngurusin"
" sebentar saja mbak, nganterin makan, dia nggak sempat keluar mbak".
" nggak kok mbak, cuma nyandar bentar doang, sumpah mbak bentar doang"

dan ....
masih banyak kata pembelaan lainya.

saya ...
ya saya ...

hanya mampu terdiam, atau bahkan memilih diam.
tak ada satu katapun yang mampu saya keuarkan. bibir saya keluh, tenggorokan saya mendadak pahit, kidah saya seperti mengajukan diri meminta untuk digigit.

saya...
saya...
jangankan untuk mengeluarkan jawaban "boleh" , "iya", atau "tidak"
sekedar menggelengkan kepala pertanda tidak setuju, atau bahkan mengganggukkan kepala sebagai bentuk persetujuanpun tak mampu saya lakukan.

saya ...
saya ...
jangankan untuk membalas tatapannya, sekedar melihatnya saja saya tak kuasa.

saya...
saya...

hanya mampu mendonggak kankepala, menatap biru, berharap tak sebulirpun bening ini jatuh.
menurunkan pandangan meresap kedalam sanubari sembari memohon ampun dan mengutuk diri sendir yang sedemikian lemah, hanya mampu mengharap hidayah-Nya.

saya ..
saya ...
selalu menjadi rumit dan tersudut jika bertemu dengan situasi ini.

duhai hati maafkan saya
duhai diri maafkan saya
Allahu Rabbi ... ampunkan saya ya Robb.
serpihan daun yang gugur meninggalkan kisah sepotong hati yan tak lagi utuh. sepenggal hati yang tersudut dan tak tahu bagaimana caranya kembali menyatu dengan hati yang utuh sesungguhnya.

ini tentu saja bukan posisi yang indah teman, saat sepotong hati ini tak tahu arah hendak kemana.

dalam sebuah perjalanan hidup
disetiap episode kisahnya
disetiap detik yang dilalui
disetiap putaran jam yang bergerak
dalam setiap detak jantung yang berdegup
dalam langkah-langkah ini...
entah kapan kita akan berjumpa dengan seseorang yang mampu mengambil, emungut sepenggal hati yang tersudut... namun sekali lagi tetap tak mampu bersatu.

izinkan sepenggal hati ini disimpan dalam diam
meski sang pemilik hati telah ada yang memiliki...
boleh jadi tidak utuh
tapi mungkin akan lebih baik seperti ini
seiring waktu ia akan terkikis dari ruang penyimpanan, entah tergerus dengan aliran darah atau terhimpit dengan timbunanlemak.
tapi untuk saat ini..
saat ini
izinkan ia tetap ada disudut sana meski hanya sepenggal
yang bisa jadi tak berarti
sebagai wujud
sebagai bukti
bahwa pernah ada yang singgah dan menyisahkan sepenggal hati yang meredup disudut ini
dalam setiap pernikahan yang dibangun tentulah anak menjadi impian banyak rumah tangga... ada mungkin ada, denga presentase yang sangat minim 0,000 bisa jadi yang tidak menginginkan anak dalam rumah tanga yang dijalanai. sebagian besar akan berprinsip bahwa anak ialah amanah dan anugerah, berapapun yang di Anugerahkan ALLah akan diterima, sebagian lagi mengatur jarak kelahiran dan sebagian lagi benar2 melakukan program untuk urusan ini.

anak adalah amanah yang acapkali menjadi korban,,, korban keinginan orangtua atau korban cita-cita orangtua yang tidak terwujud yang kemudian dipaksakan kepada anak untuk mewujudkannya
ada lagi orangtua yang melakukan pengabaian terhadapa anak baik disadari maupun tidak disadari
ada yang benar-benar menjaga
ada yang bahkan dengan tega membuang
dan ada banyak lagi kisah lainya

saat banyak mendengar
saat itu kau akan tahu
bahwa ada banyak pilihan dalam hidup yang acapkali kita belum sempat memilihnya namun,,, lingkungan dengan jumawa nya menetapkan pilihan
Ikhlas sering dimaknai tanpa balasan... free ... bebas dari unsur-unsur imbalan. tanpa pamrih.
tapi tahukah teman teman yang baik.... ikhlas saja belum lah cukup jika tidak dibarengi dengan istiqomah menjaga ikhlas tersebut dan satu hal yang paling penting ialah ikhlas juga harus pada hal yang baik
dan untuk yang baik, tentu masing - masing kita memiliki tafsir yang berbeda-beda. namun yang jelas ni all... ikhlas akan sangat ruarrr biasa bila dibarengi keikhlasan itu pada ha-hal kebaikan.

yukkk sama sama belajar ikhlas dan berlomba seta bangga menjadi orang baik :) 
Sttt.....
kamu tahu ...
satu kata ini  ...
Ia menyesakkan seperti melihat Tembok dinding kamar tanpa warna.... membisu
Ia menyisahkan angan seperti menatap langit-langit kamar tanpa ada cahaya bintang gemintang
Ia berputar tanpa arah seperti kipas angin kamar yang terus saja berputar meski acapkali tak membuat suasana berubah
Ia seperti tumpukan buku yang menanti untuk dibaca, digaris bawahi kemudian dianalisis
Ia seperti lembaran kertas yang berserakan dilantai, menanti utuk disatukan dengan rapi
Ia seperti Laptop merah fanta cantik ini yang menanti untuk berselancar dalam fitur fitur indah
Ia seperti daun yang gugur yang tak punya lagi daya dan kehilangan tujuan
Ia seperti ranting patah yang tiada punya kemampuan lagi untuk menyatu dengan sang pohon

arghhhh
ini hanya perkara 
SATU KATA
Ia satu kata....
yang mampu melejitkan potensi
atau justru mematikan imajinasi
yang mampu memompa semangat
atau justru mematikan kemampuan diri

hemmm
ini hanya perkara
SATU KATA
yang iapun hanya bisa dibayar dengan
SATU KATA :)

tapi ....
:) 
JANGAN KHAWATIR
HARUS TETAP BAHAGIA
jika masih berpijak pada bumi yang sama
jika masih bernaung dibawah langit yang sama
maka itu artinya
kita masih harus terus 
BERSYUKUR
kita masih bisa membunuhnya
dalam Satu cara yang sama
kita masih bisa bersua
dalam DOA Doa yang sama 
yang akan bertemu diantara bumi dan langit
untuk sama sama mengetuk pintu langit
menuju pada Sang Khalik
teruslah bersama bermunajat

:(
untuk mewujudkan MIMPI
kita harus membayarnya dengan Jarak
untuk menembus cita
kita harus berdamai dengan kondisi

jangan cemas
ini hanya perkara
SATU KATA

satu kata
yang tak melulu harus berujung temu
yang tak melulu perkara kamu dan aku
yang tak melulu tentang keegoisan

tapi ini perkara
bagaimana kita menguatkan pundak masing-masing
untuk bisa saling menopang.
menyiapkah bahu masing masing untuk kuat 
jika lelah menghampiri
menyiapkan ruang hati
untuk terus saling memotivasi
menyiapkan segudang rasa
untuk nanti bisa saling meleburkan

ini hanya perkara 
SATU KATA
Rindu
untuk kamu 
+Bang Hardi 


ahhh
kamu tahu kan bagaimana rasanya bermain hati...
kamu tahu kan bagaimana rasanya tiba-tiba darah mengalir dengan deras
degup jantung yang semakin kencang
keringat dingin
kikuk
dan keanehan lainya
yang tidak tahu penyebabnya....
semoga semua itu pertanda baik
bukan karena kena virus merah jambu yang kita belum mampu melawanya
yang kita belum punya imun untuk menjadikanya netral.

kamu tahu....
saat rasa itu pernah hadir
lalu kemudian berlalu
dan tiba-tiba ada hal yang tiba tiba hadir dan mengusik
ya
rasa kepo
pengen tahu
hanya sekedar ingin tahu
ingin tahu perihalmu
ya
perihal
Bagaimana Kabarmu ....
hanya itu...

namun sebagian orang lagi akan ke gran berasa masih ada sisa
masih ada serpihan-serpihan yang tersimpan rapi...
begitulah....

boleh jadi
baru sebatas move on
belum move off
sehingga pertanyaan bagaimana kabarmu itu selalu hadir

bukan rasa ingin tahu itu juga patut dipertanyakan.....

terus jika sudah tahu mau apa....
baper kan jadinya
:D :D ;D
WKWKKKW

maanusia memang acapkali kalah dengan logika
saat rasa yang terlalu dominan

berhentilah
berhentilah
Allah tidak menyukai ini

bangkit dan buang semua rasa kepo kepo tidak jelas itu saudariku....
biarkanlah ia larut dan mengalir bersama derasnya air hujan yang membasahi bumiii

yakinlah Allah akan menggantinya dengan yang jauhhhh lebih baik
Diam ....
terlalu sulit unutk didefenisikan.
tapi yang jelas diam tidak berarti kita menarik diri dari sekitar.
acapkali kita berada dilingkungan yang ramai dan kita saling mengenal satu sama lain.... namun tetap saja diam menjadi pilihan.

dalam setiap kesempatan untuk memilih atau melakukan suatu tindakan biasanya akan ada banyak pertimbangan yang masing masing orang terkadang berfikir dengan ringan namun sebagian lagi memerlukan waktu yang lama...

saat memilih diam pun juga begitu...
diam itu saat merasa menyukai atau membenci sesuatu
saat tak ingin mengikuti arus atau yang lainya

sebagian dari kita juga kadang memilih diam
yahhh karena sedang ingin diam saja...
tanpa perlu alasan.

diam juga menjadi alternatif yang paling ampuh saat kamu disudutkan dengan banyak peroalan
saaat seolah-olah semua tuduhnan ada bersama kamu
saat semua kesalahan dibebankan kepundakmu
ya
semuanya
dan kamu tidak punya pilihan sama sekali untuk melakukan pembelaan atau pembenaran

maka diam menjadi pilihan yang paling bijak pada saat itu.
biarkan orang sekitarmu menilai dibalik diam mu.


lalu...
bolehkah memilih diam saat terjadi keburukan disekitar?
jika tak mampu... maka selemah-lemah iman iyalah dengan mendoakan dalam diam...
diam diam mendoakan,
tentu saja mendoakan dalam perkara yang baik baik.
doa yang dilakukan dengan ikhlas untuk kebaikan orang lain secara diam-diam
menjadi doa yang tanpa disadari sejatinya juga mendoakan diri sendiri.

maka mulailah diam-diam berdoa.
jangan hanya memilih diam tanpa bertindak,
karena dalam diam sekalipun kita masih bisa saling berbagi,
iyaaa berbagi doa.


Assalamualaikum nak...
dear ananda bunda yang tersayang...
hari ini usia mu 5 tahun 4 bulan. semakin bertumbuh fisik dan perkembangan imajinasimu nak.
sudah semakin banyak pula yang bunda harus pelajari tentang tumbuh kembangmu. sudah mendekati fase akhir balihmu nak. yach menjelang 7 tahun sudah. ada rasa cemas dan khawatir menyelimuti. sanggupkah bunda dan ayah mendidik dan membimbingmu untuk memahami bahwa pada usia tersebut ananda sudah punya kesadarn kemandirian sendiri sebagai seorang muslim.

bunda menyadari betul ada mase perkembanganmu yang tak mampu bunda dampingi... fase emasmu yang bunda lewakan karena pilihan yang sudah diputuskan. semoa kelak engkau mengerti nak, dan mau memaafkan ayah dan bunda atas semua pilihan yang kami putuskan bersama.

dear mas Fatih yang sebentar lagi akan menjadi kakak. tepat saat usia ananda nati 5,5 tahun. tumbuhlah menjadi kakak yang bisa jadi suritauladan untuk adik-adikmu ya nak. bunda dan ayah menyanyangimu dengan sepenuhnya. bunda dan ayah menumpuhkan banyak harapan kebaikan atasmu ananda. iyahh dipundakmu ananda bunda.

bertumbuhlah dengan banyak kebaikan ya nak....
peluk cium bunda dari jauh nak..
semoga cukup didunia saja kita LDR... semoga nanti diakherat Allah menyatukan kita di surganya.

maka jika ada keromantisan yang indah adalah romantisme dalam merindui berjumpa dengan mu dan ayah.
romantisme merindu untuk segera berkumpul bersama.
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Merri Sri Hartati.

Cari Blog Ini

POPULAR POSTS

  • MENULIS KEBAIKAKAN
  • Berbaik Sangka, Berdamai dalam kebaikan
  • (tanpa judul)
  • Kendaraan Berbeda dengan Tujuan yang sama
  • Menumpuk Rindu
  • ini tentang Rindu "Muhammad Fatih Ath-Thabari"
  • laki laki itu ....
  • warna warni
  • (tanpa judul)
  • PEREMPUAN By Jayaning Hartami

Categories

  • inspirasi

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ▼  2021 (1)
    • ▼  Desember (1)
      • ▼  Des 25 (1)
        • Sampah dan Objek Wisata Pantai Zakat Bengkulu25 De...
  • ►  2019 (4)
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 29 (1)
      • ►  Mar 28 (1)
      • ►  Mar 24 (1)
      • ►  Mar 16 (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 29 (2)
  • ►  2017 (10)
    • ►  Maret (3)
      • ►  Mar 12 (3)
    • ►  Januari (7)
      • ►  Jan 30 (1)
      • ►  Jan 29 (1)
      • ►  Jan 27 (1)
      • ►  Jan 22 (1)
      • ►  Jan 14 (1)
      • ►  Jan 13 (1)
      • ►  Jan 08 (1)
  • ►  2016 (28)
    • ►  Desember (5)
      • ►  Des 10 (2)
      • ►  Des 05 (1)
      • ►  Des 03 (1)
      • ►  Des 01 (1)
    • ►  November (8)
      • ►  Nov 30 (1)
      • ►  Nov 29 (1)
      • ►  Nov 26 (1)
      • ►  Nov 21 (3)
      • ►  Nov 20 (2)
    • ►  Oktober (2)
      • ►  Okt 27 (1)
      • ►  Okt 17 (1)
    • ►  September (2)
      • ►  Sep 22 (2)
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 03 (2)
    • ►  Juli (2)
      • ►  Jul 29 (1)
      • ►  Jul 25 (1)
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 16 (1)
      • ►  Mar 10 (1)
      • ►  Mar 08 (1)
      • ►  Mar 03 (1)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (1)
      • ►  Feb 18 (1)
    • ►  Januari (1)
      • ►  Jan 01 (1)
  • ►  2015 (13)
    • ►  Desember (6)
      • ►  Des 28 (1)
      • ►  Des 27 (2)
      • ►  Des 25 (1)
      • ►  Des 17 (1)
      • ►  Des 11 (1)
    • ►  November (2)
      • ►  Nov 29 (2)
    • ►  September (1)
      • ►  Sep 07 (1)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (2)
    • ►  Januari (2)
      • ►  Jan 09 (2)

Daftar Blog Saya

  • Historia Vitae Magistra
    SEJARAH DAN POLEMIK PENAFSIRAN MASA LALU

About Me


Merri Sri Hartati Bundanya Fatih, Syamsa & Aizh

Popular Posts

  • MENULIS KEBAIKAKAN
  • Berbaik Sangka, Berdamai dalam kebaikan
  • (tanpa judul)

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates