tidak ada satu orangpun yang siap dan mau berada dalam posisi tertekan, seolah olah itu adalah saat yang sangat menderita. posisi yang menyebabkan semua menjadi serba tak enak, entah makan ataupun tindakan. :)
ini tentang sebuah perjalanan.
tapi ini bukan tentang akhir dari sebuah perjalanan, melainkan tentang awal sebuah perjalanan. perjalanan tentu saja bukan perkara pilihan yang ditempuh tanpa sebab.. melainkan jga perjalanan yang dipilih dengan maksud dan tujuan yang ingin dicapai setelahnya.
dan jangan risau tak perlu gusar jika tujuan itu ditempuh dengan kendaraan yang berbeda... sama hal nya dengan muara hidup ini.
Menulislah maka Dunia akan Menulismu
rasa ... mungkin untuk sebagian oang ini hanya perkara kuliner. padahal tidak kawan... ini perkara banyak hal. bahkan perkara kenapa kamu sampai bertahan pada satu pilihan . sekalipun itu merupakan piihan yang sulit lagi berat bagi sebagian orang.
rasa acapkali juga bersama dengan kesungguhan yang hanya bisa dirasakan nikmatnya bagi pelakunya saja. seperti istiqomah dalam beragama juga merupakan bagian rasa yang luar biasa yang ditempuh oleh para sahabat Rasul dan orang orang soleh. yang tentu bisa kita pelajari melalui history dan biografi mereka.
rasa ... mungkin untuk sebagian oang ini hanya perkara kuliner. padahal tidak kawan... ini perkara banyak hal. bahkan perkara kenapa kamu sampai bertahan pada satu pilihan . sekalipun itu merupakan piihan yang sulit lagi berat bagi sebagian orang.
rasa acapkali juga bersama dengan kesungguhan yang hanya bisa dirasakan nikmatnya bagi pelakunya saja. seperti istiqomah dalam beragama juga merupakan bagian rasa yang luar biasa yang ditempuh oleh para sahabat Rasul dan orang orang soleh. yang tentu bisa kita pelajari melalui history dan biografi mereka.
Menulislah maka Dunia akan Menulismu
Bismillah ..
sesunggunya dalam setiap niat, gerak langkah kebaikan bukankah sebaiknya diawali dengan nama -Nya. tak pernah sekalipun seseorang yang berniat melakukan keburukan mengawalinya dengan nama-Nya. sungguh Maha Agung Engkau wahai Robb semesta alam.
lelah hati, lelah jiwa hakikinya adalah persoalan memagemen diri, bagaimana mensyukuri yang telah Allah Karuniakan bukan sebaliknya mengerutui suatu keinginan yang belum tercapai.
lelah hati, boleh jadi saat segala daya upaya telah dikerahkan , namun belum jua ada nampak hasilnya..
lelah hai, bisa jadi saat semua kebaikan telah dilakukan dengan sedemikian rupa, tapi tak satu jua kebaikan itu berbalas, yang ada hanyala caci maki disana sini...
lelah hati .. saat jiwa ini laksana hanya bertepuk disebagianya saja.... namun tak kunjung ula berbalas..
lelah hati , pada akhirnya hanyalah bicara tentang ketidakmampuan hati ini bersahabat dengan kondisi sekitar, tak pandai menyatu dengan apa yang sesungguhnya, tak bisa bercengkrama dengan takdir dari apa yang telah ita upayakan.
lelah hati ialah... saat kesabaran ini mulai terkikis dan kian menipis tergerus dengan derasnya hujan, semilirnya hembusan angin, dan kencangnya terpaan badai, sejauh halausang gelombang laut.
sabarmulah yang bisa menjadi penawar,
ikhlasmulah yang mampu menjadi penyejuk
sabar dan ikhlas menjadi obat yang bila racikan nya sempurna, menjadikanmu pribadi yang luar biasa.
Bismillah ..
sesunggunya dalam setiap niat, gerak langkah kebaikan bukankah sebaiknya diawali dengan nama -Nya. tak pernah sekalipun seseorang yang berniat melakukan keburukan mengawalinya dengan nama-Nya. sungguh Maha Agung Engkau wahai Robb semesta alam.
lelah hati, lelah jiwa hakikinya adalah persoalan memagemen diri, bagaimana mensyukuri yang telah Allah Karuniakan bukan sebaliknya mengerutui suatu keinginan yang belum tercapai.
lelah hati, boleh jadi saat segala daya upaya telah dikerahkan , namun belum jua ada nampak hasilnya..
lelah hai, bisa jadi saat semua kebaikan telah dilakukan dengan sedemikian rupa, tapi tak satu jua kebaikan itu berbalas, yang ada hanyala caci maki disana sini...
lelah hati .. saat jiwa ini laksana hanya bertepuk disebagianya saja.... namun tak kunjung ula berbalas..
lelah hati , pada akhirnya hanyalah bicara tentang ketidakmampuan hati ini bersahabat dengan kondisi sekitar, tak pandai menyatu dengan apa yang sesungguhnya, tak bisa bercengkrama dengan takdir dari apa yang telah ita upayakan.
lelah hati ialah... saat kesabaran ini mulai terkikis dan kian menipis tergerus dengan derasnya hujan, semilirnya hembusan angin, dan kencangnya terpaan badai, sejauh halausang gelombang laut.
sabarmulah yang bisa menjadi penawar,
ikhlasmulah yang mampu menjadi penyejuk
sabar dan ikhlas menjadi obat yang bila racikan nya sempurna, menjadikanmu pribadi yang luar biasa.
Memandang Pendidikan dari sudut pandang seorang pembelajar
gerakan mengantar anak kesekolah yang digagas oleh mentri pendidikan Anies Baswedan menjadi angin segar yang mendapat banyak pujian serta suport.
pendidikan, menjerat anak untuk hilang dari kehidupan social
bagaimana tidak , jika anak anak sekolah dengan rutinitas yang padat disekolah yang disebut ful day school. belum agi siswa didera dengan kemacetan yang panjang pada jam pergi dan pulang sekolah ditambah lagi beban tugas sekolah yang sudah tidak bisa dielakkan. tidak cukup smpai disitu, mereka para siswa masih ditambah lagi dengan les sana sini, tuntutan orang tua sekaligus tuntutan pendidikan.
pendidikan sejatinya mengajarkan kita menjadi insan yang mulia, pendidikan sesungguhnya bermuara pada kemaslahatan,
hasil pendidikan untuk masyarakat social, membangun lingkungan social, apa jadinya jika mereka yang menempuh jalur pendidikan ini saja sudah terenggut kesempatanya untuk bersosialisasi pada lingkungan
Menulislah maka Dunia akan Menulismu
Kita berpadu dalam detik yang magis.
Barangkali memang begitu. Seperti hujan yang pasti reda. Atau badai yang pasti berlalu. Rindu akan segera berganti temu, andai memang kau mau. Dan kemauan memang tak pernah bisa berdiri sendirian. (Azhar Nurun Ala; cinta adalah perlawanan : 128)
berpadu dalam detik yang magis. bagaimana tidak disebut magis,, saat lidah ini menjadi keluh berganti dengan bahasa tubuh, tak perlu bersuara... cukuplah semilir angin menggantikanya... tatap saja.. ya tatap saja kedua mata yang berbinar ini. indera penglihatan ini bisa jadi sudah menceritakan banyak hal dikedalaman dan jernih bening nya.
cintaa memang soal rasa. dimana tidak semua rasa bisa diungkapkan. cukulah apa yang kau rasakan, perasaan ini semoga berjumpa dengan pemilik rasa yang sama. yaaa pemilik rasa yang sama. yg memahami kemagis kan detik detik ini : )
Menulislah maka Dunia akan Menulismu
CINTA ITU ... BUAT SAYA. yang LDR...
secARA FISIK.. mungkin kita terpisah.. tapi percayalah jiwaku selalu memeluk dan menciumu tanpa henti
diri ini rasa gila memikirkanmu siang dan malam.
ketika kau mau pergi dan kau masih ada di sisiku aku sudah sangat merindukanmu.
APA KAU PERNAH MERASAKAN KERINDUAN YANG SEDEMIKIAN MENCAKAM KEPADA SESEORANG YANG BERADA TEPAT DISAMPINGMU
DAN ITULAH YANG KURASAKAN
ITULAH KERIDUANKU KEPADAMU
(AYAT-AYAT CINTA 2: HBIBURRAHMAN EL SHIRAZY :678)
Menulislah maka Dunia akan Menulismu
JATUH CINTA
AHH sudah malu rasanya membahas ini jika pernikahan sudah hampir 6 tahu. emmm tidak dong. justru ini menjadi pokok bahasan yang penting dalam sebuah rumah... yang kita sebut rumah tangga. karena sejatinya cintalah yang memberi warna dalam rumah. rumah mungil nan sederhana... dimana cinta bersemi dan saling berdialog antar mata dan desah nafas. dimana cinta saling mengaminkan melalui senyuman, dimana cinta saling meneduhkan dalam dekapan, dimana cinta itu mendamaikan lewat lirikan nya yang manja.
mungkin untuk sebagian orang melupakan cinta dalam rumah tangga... mulai berhenti mengumbar kata mesra setelah menjadi halal. tapi tidak untuk sebagian yang lain yang menganggap bahwasanya kalimat mesra lah yang semakin mempererat suatu hubungan.
status kehalalan bukan berarti kita semakin bersembunyi dalam mengumbar cina.. namun bagaimana sayang itu menjadi lebih bermakna dan harmoni.
dannn akuuu mencintai caramu mencintaiku
ya.. caramu mencintailah yang telah membuatku jatuh hati
caramu mencintailah yang membuat bunga ini bersemi lebih lama dihadapanmu
yaaa aku mencintai caramu mencintaiku
imam hatiku
kekasih halal ku.