"Inspirasi SeBening Embun"
  • Home
serpihan daun yang gugur meninggalkan kisah sepotong hati yan tak lagi utuh. sepenggal hati yang tersudut dan tak tahu bagaimana caranya kembali menyatu dengan hati yang utuh sesungguhnya.

ini tentu saja bukan posisi yang indah teman, saat sepotong hati ini tak tahu arah hendak kemana.

dalam sebuah perjalanan hidup
disetiap episode kisahnya
disetiap detik yang dilalui
disetiap putaran jam yang bergerak
dalam setiap detak jantung yang berdegup
dalam langkah-langkah ini...
entah kapan kita akan berjumpa dengan seseorang yang mampu mengambil, emungut sepenggal hati yang tersudut... namun sekali lagi tetap tak mampu bersatu.

izinkan sepenggal hati ini disimpan dalam diam
meski sang pemilik hati telah ada yang memiliki...
boleh jadi tidak utuh
tapi mungkin akan lebih baik seperti ini
seiring waktu ia akan terkikis dari ruang penyimpanan, entah tergerus dengan aliran darah atau terhimpit dengan timbunanlemak.
tapi untuk saat ini..
saat ini
izinkan ia tetap ada disudut sana meski hanya sepenggal
yang bisa jadi tak berarti
sebagai wujud
sebagai bukti
bahwa pernah ada yang singgah dan menyisahkan sepenggal hati yang meredup disudut ini
dalam setiap pernikahan yang dibangun tentulah anak menjadi impian banyak rumah tangga... ada mungkin ada, denga presentase yang sangat minim 0,000 bisa jadi yang tidak menginginkan anak dalam rumah tanga yang dijalanai. sebagian besar akan berprinsip bahwa anak ialah amanah dan anugerah, berapapun yang di Anugerahkan ALLah akan diterima, sebagian lagi mengatur jarak kelahiran dan sebagian lagi benar2 melakukan program untuk urusan ini.

anak adalah amanah yang acapkali menjadi korban,,, korban keinginan orangtua atau korban cita-cita orangtua yang tidak terwujud yang kemudian dipaksakan kepada anak untuk mewujudkannya
ada lagi orangtua yang melakukan pengabaian terhadapa anak baik disadari maupun tidak disadari
ada yang benar-benar menjaga
ada yang bahkan dengan tega membuang
dan ada banyak lagi kisah lainya

saat banyak mendengar
saat itu kau akan tahu
bahwa ada banyak pilihan dalam hidup yang acapkali kita belum sempat memilihnya namun,,, lingkungan dengan jumawa nya menetapkan pilihan
Ikhlas sering dimaknai tanpa balasan... free ... bebas dari unsur-unsur imbalan. tanpa pamrih.
tapi tahukah teman teman yang baik.... ikhlas saja belum lah cukup jika tidak dibarengi dengan istiqomah menjaga ikhlas tersebut dan satu hal yang paling penting ialah ikhlas juga harus pada hal yang baik
dan untuk yang baik, tentu masing - masing kita memiliki tafsir yang berbeda-beda. namun yang jelas ni all... ikhlas akan sangat ruarrr biasa bila dibarengi keikhlasan itu pada ha-hal kebaikan.

yukkk sama sama belajar ikhlas dan berlomba seta bangga menjadi orang baik :) 
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Merri Sri Hartati.

Cari Blog Ini

POPULAR POSTS

  • PEREMPUAN By Jayaning Hartami
  • (tanpa judul)
  • Rasa Ini Membunuhku...
  • Ikhlas saja Belum Cukup
  • Anak....

Categories

  • inspirasi

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ►  2021 (1)
    • ►  Desember (1)
      • ►  Des 25 (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 29 (1)
      • ►  Mar 28 (1)
      • ►  Mar 24 (1)
      • ►  Mar 16 (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 29 (2)
  • ▼  2017 (10)
    • ▼  Maret (3)
      • ▼  Mar 12 (3)
        • Izinkan ku simpan kau dalam Diam ku
        • Anak....
        • Ikhlas saja Belum Cukup
    • ►  Januari (7)
      • ►  Jan 30 (1)
      • ►  Jan 29 (1)
      • ►  Jan 27 (1)
      • ►  Jan 22 (1)
      • ►  Jan 14 (1)
      • ►  Jan 13 (1)
      • ►  Jan 08 (1)
  • ►  2016 (28)
    • ►  Desember (5)
      • ►  Des 10 (2)
      • ►  Des 05 (1)
      • ►  Des 03 (1)
      • ►  Des 01 (1)
    • ►  November (8)
      • ►  Nov 30 (1)
      • ►  Nov 29 (1)
      • ►  Nov 26 (1)
      • ►  Nov 21 (3)
      • ►  Nov 20 (2)
    • ►  Oktober (2)
      • ►  Okt 27 (1)
      • ►  Okt 17 (1)
    • ►  September (2)
      • ►  Sep 22 (2)
    • ►  Agustus (2)
      • ►  Agu 03 (2)
    • ►  Juli (2)
      • ►  Jul 29 (1)
      • ►  Jul 25 (1)
    • ►  Maret (4)
      • ►  Mar 16 (1)
      • ►  Mar 10 (1)
      • ►  Mar 08 (1)
      • ►  Mar 03 (1)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (1)
      • ►  Feb 18 (1)
    • ►  Januari (1)
      • ►  Jan 01 (1)
  • ►  2015 (13)
    • ►  Desember (6)
      • ►  Des 28 (1)
      • ►  Des 27 (2)
      • ►  Des 25 (1)
      • ►  Des 17 (1)
      • ►  Des 11 (1)
    • ►  November (2)
      • ►  Nov 29 (2)
    • ►  September (1)
      • ►  Sep 07 (1)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 23 (2)
    • ►  Januari (2)
      • ►  Jan 09 (2)

Daftar Blog Saya

  • Historia Vitae Magistra
    SEJARAH DAN POLEMIK PENAFSIRAN MASA LALU

About Me


Merri Sri Hartati Bundanya Fatih, Syamsa & Aizh

Popular Posts

  • PEREMPUAN By Jayaning Hartami
  • (tanpa judul)
  • Rasa Ini Membunuhku...

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates